SEKATOJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Dinas Sosial Kota Jambi mulai melakukan identifikasi calon siswa untuk Program Sekolah Rakyat pada tahun ajaran baru mendatang.
Pendataan tersebut difokuskan pada kelompok masyarakat desil satu dan desil dua, yakni kategori dengan tingkat kesejahteraan terendah.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, tercatat sebanyak 2.645 anak masuk dalam kategori calon penerima manfaat.
Jumlah tersebut jauh melampaui kuota yang tersedia, yakni sebanyak 1.080 siswa.
Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati mengatakan proses identifikasi dilakukan melalui verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan sekolah.
“Kita sudah melakukan identifikasi untuk penerimaan Sekolah Rakyat yang baru, sebanyak 2.645 anak masuk dalam kategori tersebut,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Menurut Yunita, data desil satu dan dua menjadi prioritas karena mencakup keluarga dengan kondisi ekonomi paling rentan dan berpenghasilan rendah.
Dengan memprioritaskan kelompok ini, pemerintah berharap bantuan pendidikan dapat tepat sasaran.
Ia menegaskan, proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan transparan mengingat jumlah calon penerima yang melebihi kuota.
Prinsip keadilan, kata dia, menjadi perhatian utama agar program benar-benar menyentuh anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus menekan angka putus sekolah di Kota Jambi.
Dinas Sosial juga mengimbau para orang tua untuk memastikan data kependudukan dan data sosial telah terdaftar serta diperbarui guna menghindari kendala dalam proses seleksi.
“Dengan jumlah calon yang melebihi kuota, proses seleksi dipastikan akan menjadi perhatian serius agar prinsip keadilan dan transparansi tetap terjaga,” pungkasnya.
































